For The Best Future

Berkarya Dengan Semangat dan Doa

For The Best Live

Berkarya Dengan Semangat dan Doa

Good Way

Berkarya Dengan Semangat dan Doa

Don't Stop For Trying

Berkarya Dengan Semangat dan Doa

Here I Am

Berkarya Dengan Semangat dan Doa

13 Mei 2010

Gairah Berbisnis Online di Seantero Jagad

Dunia maya / Internet bukan seperti yang saya kenal 10-12 tahun lalu yang hanya difungsikan untuk e-mail dan chating. Namun saat ini dunia maya dengan didukung perangkat dan teknologi canggih dan ide-ide brilian dari seluruh stakeholder telah difungsikan secara optimal. Sehingga saat ini muncul yang namanya Bisnis Online / Marketing Online (Start Up) maupun Kantor Online  dll yang PASTI kesemuanya bertujuan untuk menghasilkan Profit.

Dengan perkembangan pengguna Internet saat ini maka model pemasaran secara Konvensional sudah mulai dialihkan ke model pemasaran online, dimana si Penjual maupun si pembeli tidak harus bertemu secara langsung tetapi apa yang dibutuhkan kedua belah pihak tercapai. Si penjual mempublish barang dagangannya agar dilihat dan dibeli dan si Pembeli dapat melihat barang dagangan si Penjual dan membeli barang yang diinginkan dan dibutuhkannya hanya melalui Labtop/PC/ ataupun Mobilephone nya.  Wow...mengagumkan!!! Kemajuan yang luarrr biasaaa....

Pertanyaannya bagi pemula adalah bagaimana cara saya memulai usaha dengan jaringan online? Ini merupakan pertanyaan yang memang harus dipecahkan dan harus diberi solusi.

Dasar-dasar utama yang perlu kita miliki dalam berbisnis online antara lain :

1. Produk
Sebaiknya kita sudah memiliki suatu jenis produk baik itu berupa riil produk/fisik maupun dalam bentuk jasa yang dapat dipasarkan.

2. Memiliki pengetahuan tentang Internet
Jika ingin berbisnis di dunia online, Anda wajib mengetahui dasar-dasar aplikasi Internet seperti e-mail & web-browsing. Selanjutnya anda dapat belajar menggunakan Blog (Blogspot atau Wordpress, Facebook, dan Web Online Marketing lainnya).
Web jaringan sosial seperti facebook juga merupakan salah satu sarana yang dapat kita gunakan sebagai memasarkan produk kita dan dapat juga nimbrung di WebMarketing (StartUp) yang sudah ada. 

Dan jika Anda seorang yang BRILLIANT... CIPATAKANLAH PERUSAHAAN STARTUP SENDIRI.

3. Fokus
Fokus pada kategori produk yang ditawarkan sangat penting karena dalam pemasaran online pun kita harus memiliki ciri khusus agar Customer lebih mudah memilah dan mengingat saat dia membutuhkan produk "A" maka dia akan membelinya dari si penjual "A".

Mudah dikenal?? ya ini merupakan hal penting pertama dalam pemasaran produk kita. 
Contoh, jika anda memutuskan sebagai "Penjual Barang Teknik" maka fokuslah pada pasar itu, buka pasar anda dan perkenalkan produk yang anda pasarkan yaitu "Penjual Alat-Alat Teknik" DAN JANGAN SESEKALI ANDA MENCAMPUR ADUKKAN DI LAPAK ANDA BARANG SELAIN NON TEKNIK, sperti Kecap, Saos, Tomat, Roti Crackers, Sapu Lidi, apalagi Pembalut :)
Jika anda melakukan itu, maka akan sulit Customer mengidentifikasi "Lapak Anda".
(Kecuali Anda membuat Perusahaan StartUp sendiri yang menjual segala produk secara online layaknya Supermarket Konvensional ,hehehe)

Saya hanya sampaikan 3 (tiga) dasar jika ingin memulai Bisnis/Usaha melalui jaringan Online. Selanjutnya kita dapat mengembangkannya sendiri dengan Keseriusan dan Ketekunan. Selamat bagi yang berani memulai.
SELAMAT MENCOBA. KESUKSESAN ADALAH HAK KITA SEMUA

11 Mei 2010

Siapa Pedagang dan Siapa Pengusaha?

Pedagang dan Pengusaha merupakan dua hal yang memiliki persamaan namun ada perbedaan visi antara keduanya sekalipun tujuannya sama-sama mencari untung. Pedagang pada umumnya belum dapat dikategorikan sebagai Pengusaha sedangkan Pengusaha pastilah berbasis pada perdagangan baik dalam bentuk produk barang maupun jasa.
Seorang Pedagang muncul karena kemauan dirinya memang ada sebagai penjual dan juga ada produk yang akan dipasarkan  atau karena tidak ada pilihan untuk pekerjaan lain seperti pedagang asongan, pedagang keliling, pedagang sayur mayur, jasa cukur dan sebagainya. Dimana mereka hanya berorientasi pada keuntungan jangka pendek dan "belum" memiliki visi jauh kedepan dalam pengembangan market dan atau produk.

Tetapi seorang pedagang akan disebut sebagai pengusaha jika dia dapat terlepas dari visi misi sempit pedagang pada umumnya yaitu dengan kemauan belajar yang kuat dan melakukan pengembagan strategis produk dagangan. Seperti hal, jika dulunya dia adalah seorang pedagang sayur mayur maka dia akan kita sebut sebagai pengusaha jika dia telah berkembang bukan hanya sebagai direct sales kepada konsumen untuk mendapatkan margin 'jangka pendek" namun telah mampu mengelola produk sayur mayur menjadi komoditi perdagangan yang mencakup beberapa distributor/supplier dan telah mampu menciptakan pasar.

Dari hal tersebut dapat kita katakan bahwa Pengusaha sudah pasti kita sebut sebagai pedagang yang memiliki visi dan misi yang jauh kedepan dan mampu menciptakan pasarnya sendiri sedangkan seorang Pedagang pada umumnya tidak dapat serta merta kita sebut sebagai seorang pengusaha.

Namun terlepas dari apapun itu, Pengusaha maupun Pedagang pada akhirnya akan bertemu di "pasar" karena wujud dari rantai perdagangan. 

Makanya jangan heran di Era Globalisasi ini Pengusaha yang adalah pencipta pasarnya akan bertemu dengan Pedagang yang menjual barang si Pengusaha baik itu pada Pasar Tradisional maupun Pasar Digital. Selanjutnya pilihan diberikan kepada kita?! Akan sebagai Pedangan atau Pengusaha? Jika kita ingin menjadi seorang Pengusaha kita harus berlatih untuk menjadi seorang Pedagang terlebih dahulu karena sifat seorang Pengusaha tidak bisa terlepas dari jati diri seorang Pedagang.

Well, just Do It.

9 Mei 2010

Ide Usaha Langsung di Aplikasikan

Kali ini saya mau menceritakan pengalaman teman saya,
Pada awal awal 2010 teman saya terkena PHK dari sebuah perusahaan asing karena perusahaannya kalah Tender sehingga perusahaan tempat dia bekerja langsung mem-PHK Middle Staff mulai dari site manager, project manager dan country manager termasuk didalamnya teman saya tersebut yang berjabatan sebagai Project Manager (baru 1 bulan disandangnya sebelum PHK).

Apa dikata setelah PHK dia sama sekali tidak berminat lagi melamar pekerjaan lain dan berpikir untuk berwirausaha.
Ide pertama-nya : Berniat menjual minuman es kelapa kemasan dan sasaran pasarnya adalah Mal, sekitar dua minggu dia mencari tempat namun setiap mal yang dia survey penuh dan walaupun ada tempat tempatnya benar-benar tidak strategis.
Bingung????? yup dia sempat bingung, tapi dia tidak mau berlama-lama dan mencoba berkomunikasi dengan saudaranya.
Ide pun terbersit yaitu bisnis Warnet. Dan setelah kalkulasi maka untuk membuka warnet dibutuhkan dana sekitar 100jt. wah problem pun muncul karena mereka hanya punya uang 40jt pas. Sewa tempat, beli unit komputer, kursi, meja, pembuatan kamar2, sewa provider, dan pengeluaran lain lai?????? bingung awalnya.
Namun karena sudah tekat dia pun mulai mengkalkulasi ulang dan memutar otak untuk benar-benar menggunakan modal yang ada.
1. Masalah Komputer
Pada awalnya mereka berencana membeli PC baru namun hal itupun harus di tiadakan dengan mencari komputer-komputer bekas baik yang masih nyala maupun yang sudah mati. Dan akhirnya mereka berhasil mendapatkan beberapa komputer dengan harga yang cukup murah dan memperbaikinya sendiri sehingga mereka berhasil mendapat 12 unit komputer yang siap pakai dan hanya menghabiskan dana 5 jt. Wow.....
2. Masalah Pembuatan kamar2
Awalnya mereka ingin membuat skat dengan menggunakan papan seperti buatan olypic gitulah.... tapi niat ini dibatalkan karena harga yg cukup mahal dan akhirnya mereka hanya menggunakan gorden. Untuk skat setiap room mereka hanya menghabiskan dana 175 ribu..... wow....benar2 pengiritan
3. Kursi dan Meja Komputer
awalnya mereka berencana membuat kursi sebagai tempat duduk namun hal ini diurungkan karena selain biaya yang terlalu mahal namun juga masalah space ruangan. sehingga diputuskan kursi ditiadakan dan tempat duduk lesehan pun menjadi solusi. dan mereka cukup hanya membeli karpet. Sedangkan meja mereka sesuaikan dan memutuskan untuk menukanginya sendiri dengan membeli triplek dari tempat2 orang madura. uang yang dihabiskan untuk ini semua hanya 675rb rupiah.
4. Sewa Tempat
Teman saya tidak mengambil tempat di daerah yang dekat dengan kampus atau sekolah seperti usaha warnet pada umumnya. Tetapi mengambil tempat didaerah pemukiman bisa tetapi usaha warnet dipastikan belum menjamur di daerah tersebut. Dia pun menyewa ruko dengan biaya sewa 20jt/tahun tetapi dengan "bujuk rayu" uang sewa bisa dicicil. heheheh....
4. Sewa Provider
Kunci usaha warnet adalah kecepatan, dan teman saya sangat memahami tentang hal tersebut sehingga dia menyewa provider sendiri yang dijamin kualitas servisnya.
untuk hal ini dia mengeluarkan biaya 6jt rupiah.

Akhirnya bisnis warnetnya yang bernama Logicom pun berhasil didirikan. Sebulan berjalan warnetnya masih sepi-sepi saja, namun hal tersebut tidak berlangsung lama karena info dari mulut ke mulut sangat manjur sehingga saat ini dia sdah berhasil mendapat omset 7-8 jt/bulan. dan sekarang dia berniat membuat usaha sampingan di halaman depan rukonya yaitu cafe kecil2an dengan menu ringan yg spesial....

Nah. sekarang PHK bukan alasan untuk terpuruk tetapi pecut untuk maju asalkan dibarengi KERJA KERAS dan Ide yang ada langsung jalankan, jangan kelamaan mikir, hehehe, itu Tips dari teman saya dan juga Om Bob Sadino (dapat membaca artikel saya sebelumnya).

Ok, salam dari orang Goblok

7 Mei 2010

Menjadi Wirausaha Dengan Berpikir Goblok


Pada Kamis malam, 06 mei 2010 saya mengikuti wawancara yang dilakukan sebuah televisi swasta nasional kepada sesorang pengusaha yang sudah cukup dikenal yaitu Om Bob sadino.
Bagaimana gak mudah dikenal?? Dengan gayanya yang "konyol" dan sedikit nyentrik dengan selalu memakai setelan celana pendek yang terkesan itu-itu saja (tapi ternyata di punya lusinan setelan yang sama lho...)maka Om Bob sangat mudah ter-identifikasi, hehehe....

Namun bukan gayanya dan stylenya aja yang berpedoman FREEDOM tetapi pemikirannya juga.
saya cukup tertarik dengan pemikiran beliau yang mengatakan " Kalau mau menjadi pengusaha harus "MENGGOBLOKKAN DIRI" terlebih dahulu".
Alasan beliau sederhana saja, "kalau kita menggoblokkan diri maka kita tidak perlu berpikir panjang-panjang untuk memulai usaha, jika ada IDE terbersit langsung "LAKSANAKAN", pendalaman tentang Ide usaha tersebut ya Learning by Doing aja" begitu kata Om Bob dengan gayanya yang kocak dan sedikit nyeleneh....

Saya sangat meng-amini apa yang dikatakan Om Bob tersebut karena dengan menggoblokkan diri alias orang yang merasa tidak tau apa-apa secara otomatis dia akan lebih merendah dan menghilangkan batas-batas kesombongan dalam diri sekalipun dia seseorang yang punya banyak pengetahuan.

Keuntungan yang diperoleh orang yang "Menggoblokkan Diri" :

1. Lebih banyak melakukan daripada berpikir terlalu panjang dan akhirnya menyerah karena perkiraan-perkiraan.

2. Dapat belajar dari siapapun mulai dari pemulung, tukang semir sepatu, pedagang asongan, pedagang kelontong, supir angkot, penjual mie ayam, karyawan profesional, sampe pengusaha handal, dengan kata lain tidak membatasi Sumber Ilmu Pengetahuan.

3. Lebih terampil mengatasi Kegagalan karena pada awalnya dia sudah "menganggap diri Goblok" jadi kalau jatuh gak sakit-sakit amat, hehehe....

Ide Usaha apa yang akan langsung Anda jalankan??? Semoga dapet pencerahan dari Tuhan Yang Maha Pengasih, Amin.

Writed by : Parningotan Sipahutar